5 Tahapan Perencanaan Produksi

Berperan sebagai tutorial untuk aktivitas manufacturing perusahaan. Pada perusahaan, proses ini dilaksanakan dengan memutuskan dan mengurutkan aktivitas yang perlu dilaksanakan untuk capai sasaran produksi, hingga semua staff yang turut serta dapat ketahui segalanya berkaitan proses itu. Dengan software manufacturing, perusahaan bisa menolong tahapan perencanaan produksi.

Perencanaan produksi ialah proses administrasi yang terjadi dalam usaha manufacturing dan pastikan jika bahan mentah, staff, dan poin yang lain dibutuhkan sudah didapat dan siap untuk bikin produk jadi sesuai agenda yang ditetapkan.

Berikut ialah beberapa tahapan perencaan produksi:

Prediksikan permintaan produk Anda

Prediksikan keinginan customer, hingga usaha dapat ketahui seberapa banyak produk yang penting dibuat sepanjang waktu periode tertentu. Perusahaan kemungkinan sudah mengetahui jumlah pesanan yang diverifikasi untuk beberapa waktu di depan. Tetapi, Anda Anda tetap perlu meramalkan berapakah banyak yang kemungkinan bakal ada.

Ada sistem yang lain untuk memprediksi keinginan produk Anda. Tehnik tradisionil untuk memprediksi keinginan produk didasari pada info bersejarah, seperti pesanan yang dilaksanakan oleh konsumen setia di masa lampau. Walau ini ialah sistem yang umum, Anda perlu menimbang peristiwa external dan intern di lingkungan usaha Anda yang bisa mengganti skema masa lampau. Beberapa misalnya adalah trend terkini pasaran, pelambatan ekonomi, atau pemasaran campaign yang bisa tingkatkan atau turunkan keinginan produk dibanding sama yang terjadi di masa lampau.

Tetapkan pilihan prospektif untuk proses produksi

Tetapkan bermacam pilihan produksi yang ada untuk penuhi prediksi keinginan produk. Misalkan, bila Anda ingin menghasilkan produk tertentu, perlu memakai beberapa mesin, sumber daya manusia, dan bahan. Gabungan yang lain dari input ini bisa mengakibatkan waktu dan ongkos produksi yang lain.

BACA JUGA  Pentingnya Stok Opname Untuk Perusahaan Manufacturing

Mulai dengan memetakkan semua tahapan perencanaan produksi Anda. Gagasan proses produksi akan berlainan dan unik untuk tiap-tiap perusahaan. Tetapkan sumber daya yang diperlukan untuk menuntaskan tiap pekerjaan yang turut serta pada proses produksi. Lihatlah bagaimana gabungan yang lain dari sumber daya hasilkan waktu dan ongkos produksi yang lain, misalnya:

  • Sumber daya manusia: Tetapkan jumlah staff yang bakal turut serta dalam tiap step proses produksi, tersedianya mereka, dan ongkos. Yakinkan waktu mereka dipakai secara baik.
  • Mesin dan Perlengkapan: Analisis mesin yang diperlukan dan ketersediaannya, terhitung perawatan atau pergantian yang kemungkinan dibutuhkan.
  • Bahan: Bikinlah daftar dari seluruh bahan yang diperlukan untuk produksi dan bagaimana Anda memperolehnya. Kerjakan ulasan pada kekuatan penyuplai, terhitung waktu pengangkutan. Mempunyai bahan yang ada saat diperlukan penting untuk proses produksi.
  • Inventaris: Pikirkan langkah untuk memaksimalkan inventaris Anda. Simpan inventaris dalam skala besar membutuhkan ongkos yang banyak, di satu segi simpan inventaris sedikit beresiko karena bisa terjadi fluktuasi pada keinginan saat – waktu.

Tentukan pilihan untuk produksi yang memakai gabungan sumber daya lebih efisien

Bandingkan ongkos dan waktu dari tiap pilihan produksi prospektif. Tentukan pilihan yang memakai gabungan sumber daya paling efektif dan yang memungkinkannya tercukupinya keinginan produk. Pilihan yang diputuskan harus mengoptimalkan kemampuan operasional perusahaan. Selalu yakinkan Anda bisa tutupi ongkos yang turut serta pada proses produksi seperti pembelian bahan dan pembayaran upah staff.

Beri gagasan produksi Anda dengan semua departemen dan staff yang turut serta. Bila seluruh orang tahu apakah yang harus dilaksanakan, dan bahan dan perlengkapan apa yang perlu dipakai tiap pekerjaan proses produksi, karena itu kesempatan berjalan lancarnya aktivitas operasional akan makin tinggi.

BACA JUGA  5 Tips Memulai Bisnis Fashion Untuk Pemula

Monitor dan kontrol perform

Pada tahapan perencanaan produksi ini, yakinkan jika proses itu sudah berjalan sesuai gagasan. Pengawasan dan pengaturan ialah mengenai memperbandingkan apa yang terjadi dengan yang semestinya terjadi. Mempunyai mekanisme kontrol yang siap menolong mengetahui permasalahan selekasnya sesudah terjadi, hingga memberikan semakin banyak waktu untuk melakukan perbaikan saat sebelum telat.

Rekonsilasi

Bersiap-siaplah untuk sesuaikan gagasan bila dibutuhkan. Gagasan produksi harus fleksibel untuk menampung pengubahan dalam keinginan konsumen setia. Disamping itu, Anda perlu mempertimbangkan peluang resiko yang kemungkinan muncul sepanjang proses produksi. untuk contohnya yaitu kerusakan mesin, karyawan jatuh sakit atau penyuplai tidak mengantar on time dan mempunyai gagasan mitigasi resiko.

Ringkasan

Sebuah gagasan produksi akan menolong untuk penuhi keinginan produk sekalian meminimalkan waktu dan ongkos produksi dengan menyederhanakan proses, kurangi waktu nantikan antar operasi, dan memaksimalkan pemakaian pabrik, perlengkapan, dan inventaris. Untuk lakukan ini, Anda harus menyesuaikan gagasan produksi dengan taktik dan gagasan usaha, memberikan dukungan perencanaan produksi dengan bekerjasama bersama departemen lain, seperti procurement, keuangan, dan marketing.

Check Also

7 Cara Sukses Memenangkan Persaingan dalam Industri Retail

7 Cara Sukses Memenangkan Persaingan dalam Industri Retail

Memenangkan persaingan dalam industri retail tidak gampang. Sejak tahun kemarin, usaha retail memang alami periode …