5 Cara Mengurangi Pemborosan Pabrik Manufaktur

Mengurangi pemborosan sebagai arah khusus dari lean manufaktur, yaitu praktek manufaktur yang menimbang semua pengeluaran sumber daya yang ada untuk memperoleh nilai ekonomis pada konsumen setia.

Salah satunya tempat yang umumnya menyumbangkan pemborosan ialah management stok, hingga banyak produsen yang pilih untuk menggunting pengeluaran penyediaan barang mereka. Tapi, ada pula beberapa cara efisien yang lain bisa dilaksanakan produsen untuk merampingkan pengeluaran mereka, misalnya seperti di bawah ini.

1. Analisis Tempat yang Mengakibatkan Pemborosan

Segala hal yang tidak memberi nilai untuk konsumen setia dan tidak menyumbangkan keuntungan untuk usaha Anda, tetapi kuras banyak ongkos bisa digolongkan sebagai pemborosan. Ini mungkin berada di tiap departemen perusahaan Anda, menjadi penting untuk Anda untuk lakukan pengujian.

Apa pemborosan itu terjadi pada pengendalian inventaris Anda? Apa Anda kebanyakan menghasilkan barang yang walau sebenarnya tidak sesuai keinginan konsumen setia? Atau adakah kebanyakan penangguhan pada proses produksi Anda hingga Anda memerlukan semakin banyak waktu dan ongkos untuk pemakaian mesin dan tenaga kerja?

2. Urus Stok Secara Efektif

Management stok yang efektif maknanya tidak simpan stock barang (bahan baku, WIP, dan barang jadi) terlalu berlebih, hingga mengurangi resiko barang yang cacat, hancur, dan tidak pantas dibuat atau dipasarkan. Lantas, bagaimana triknya mengatur penyediaan barang di pabrik manufaktur?

Pertama kali, Anda harus dapat meramalkan keperluan inventaris Anda. Anda perlu pastikan jika jumlah dan tipe stock barang yang Anda taruh cukup buat penuhi keperluan produksi Anda dan barang yang bakal Anda produksi sesuai keinginan konsumen setia Anda, hingga tidak bakal ada kembali pembelian barang yang tak perlu.

BACA JUGA  7 Cara Meningkatkan Penjualan Saat Musim Liburan

Check data pemasaran Anda dari tahun kemarin dan awasi tren sekarang ini untuk memprediksi seberapa banyak barang yang perlu Anda produksi dan material apa yang Anda perlukan. Kenali produk mana yang terbanyak diminta konsumen setia dan yang mana kurang disukai, hingga Anda bisa menghasilkan dan jual barang yang tepat.

Kecuali lakukan tehnik forecasting yang pas, Anda pun perlu mengatur stock barang Anda dengan memantau dengan teratur tingkat stok Anda. Yakinkan stok Anda selalu ada dalam tingkat minimal yang telah Anda tetapkan awalnya. Kenali kapan Anda wajib melakukan pemesanan ulangi ke penyuplai Anda, hingga Anda tak perlu alami kekurangan stock.

Untuk memaksimalkan efektivitas management inventaris di pabrik manufaktur Anda, pikirkan untuk memakai piranti lunak management inventaris berbasiskan cloud. Mekanisme ini memungkinkannya Anda meramalkan, memantau tingkat stok, mengatur ongkos, dan lakukan pemesanan secara automatis ke penyuplai dari mana saja dan setiap waktu dibutuhkan.

3. Turunkan Pemakaian Material untuk Paket

Paket produk sebagai salah satunya aspek terpenting yang berperan pada pemborosan. Paket memang lumayan penting untuk menunjukkan kekhasan produk Anda, tapi bukan bermakna Anda harus mempertaruhkan banyak ongkos dan sampah karena itu.

Design kembali produk Anda bila dibutuhkan. Tukar paket produk Anda dengan bahan yang gampang didaur ulangi atau dipakai kembali untuk merealisasikan zero waste. Pikir gagasan untuk bikin produk baru dari sisa-sisa paket produk Anda.

4. Buat Agenda Perawatan Secara Teratur

Check keadaan mesin dan perlengkapan manufaktur Anda dengan teratur. Mesin dan perlengkapan yang hancur bisa mengakibatkan penghentian panjang pada proses produksi dan rutinitas lain di lantai pabrik Anda, hingga pemasaran dan pemenuhan pesanan konsumen setia akan terlambat. Disamping itu, bakal ada semakin banyak ongkos yang penting Anda keluarkannya untuk beli mesin dan perlengkapan baru. Maka penting untuk Anda untuk bikin agenda teratur untuk perawatan protektif.

BACA JUGA  5 Tips Memulai Bisnis Fashion Untuk Pemula

Asset dan Fleet Manajemen Software dari HashMicro bisa mempermudah Anda menulis keadaan dan mengagendakan perawatan teratur untuk semua asset manufaktur Anda. Mekanisme ini memungkinkannya Anda memantau penggunaan bahan bakar dan mencari posisi truk Anda, hingga bermacam permasalahan bisa terdeteksi lebih cepat.

5. Tambahkan Pemakaian Mekanisme Otomasi

Kemungkinan Anda memikir jika melakukan investasi pada software bukan jalan keluar yang pas untuk mengurangi pemborosan, karena Anda masih membutuhkan ongkos yang cukup banyak untuk menerapkannya. Namun, ongkos yang Anda keluarkannya untuk piranti lunak sesungguhnya lebih murah jika dibanding dengan ongkos yang perlu Anda keluarkannya dengan teratur untuk bayar tenaga kerja, mengupdate perlengkapan yang hancur, membenahi kekeliruan, dan beli barang yang tidak diperlukan.

Dengan jalan keluar automatis manufaktur, Anda bisa mengurangi lead time, keperluan untuk tenaga kerja, human error, dan ongkos operasional. Anda tak perlu cemas masalah ongkos, karena piranti lunak manufaktur berbasiskan cloud tawarkan ongkos yang dapat dijangkau untuk beberapa perusahaan manufaktur bertaraf kecil sampai menengah.

Check Also

7 Cara Sukses Memenangkan Persaingan dalam Industri Retail

7 Cara Sukses Memenangkan Persaingan dalam Industri Retail

Memenangkan persaingan dalam industri retail tidak gampang. Sejak tahun kemarin, usaha retail memang alami periode …